24 C
id

Jembatan Jalur 11 Ambrol Diterjang Truk Material, Ratusan Warga Panik



Banyuasin | Sumsel.suarana.com — Suasana panik menyelimuti warga Jalur 11 Desa Upang dan Blok A Desa Srimulyo, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (16/10/2026) petang. Sebuah jembatan yang menjadi akses penting masyarakat setempat ambrol saat dilintasi truk pengangkut material pembangunan jembatan.

Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga. Bahkan, ratusan orang masih terlihat berkerumun di lokasi kejadian hingga sekitar pukul 20.30 WIB, saat awak media tiba untuk melakukan peliputan.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi, jembatan yang menghubungkan Desa Upang dengan Desa Srimulyo itu ambrol ketika sebuah truk pengangkut material hendak melintas.



Jembatan yang dibangun melalui swadaya masyarakat tersebut diduga tidak lagi cukup kuat menahan beban kendaraan berat. Truk yang terlibat diketahui mengangkut material milik PT Kaiser Steel Indonesia untuk keperluan pembangunan jembatan.

Sejumlah warga menduga, insiden itu terjadi karena kendaraan berat tersebut melintas tanpa terlebih dahulu menanyakan kondisi dan kemampuan jembatan kepada masyarakat setempat.

Akibatnya, roda bagian kanan truk terperosok ketika sebagian badan jembatan ambrol. Sementara itu, bagian gardan kendaraan dilaporkan tersangkut sehingga truk tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Warga Gotong Royong Evakuasi Truk

Warga yang berdatangan ke lokasi kemudian bahu-membahu melakukan evakuasi. Material yang diangkut truk berhasil dipindahkan ke tempat aman, sedangkan kendaraan tersebut ditarik menggunakan alat pertanian jenis jonder.

Berdasarkan keterangan sopir dan kernet, pengangkutan material tersebut merupakan perjalanan pertama. Mereka juga menyebutkan bahwa masih terdapat dua kali pengangkutan material yang direncanakan setelahnya.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari pergi ke sawah hingga mengantar anak ke sekolah.

Pengguna Jalan Diminta Waspada

Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Truk yang terlibat juga dilaporkan tidak mengalami kerusakan parah.

Meski demikian, kondisi jembatan pascaambrol menjadi perhatian serius. Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan roda dua masih dapat melintas, tetapi kondisi tersebut tidak serta-merta menjamin keamanan bagi pengguna jalan.

Warga yang hendak melewati jembatan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, terutama saat melintas di bagian yang mengalami kerusakan.

Mengingat masih adanya rencana pengangkutan material berikutnya, kondisi kekuatan jembatan dan keamanan akses masyarakat perlu menjadi perhatian sebelum kendaraan berat kembali melintas.

Pewarta: Junaidi


Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -